Tampilkan postingan dengan label Health. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Health. Tampilkan semua postingan

Welcoming My Baby Boy


Assalamu'alaikum...
Campur aduk sekali perasaan saya bulan ini. Kandungan saya sudah mau menginjak 9 bulan. Itu artinya semakin dekat dengan waktu kelahiran. Nah, perasaan campur aduk itu maksudnya antara senang,penasaran, tapi juga gugup dan takut. Maklum, kehamilan pertama, jadi masih belum punya pengalaman.

Untuk menyambut si baby ini, alhamdulillah beberapa waktu lalu saya dan papa sudah mempersiapkan segala keperluan. Mulai dari baju, popok, gurita, kain pernel, peralatan mandi, selimut, kain aisan, kasur, dll. Betapa antuasiasnya kami menyambut titipan Allah ini. Kadang suka senyum sendiri melihat barang-barang kecil yang menumpuk di kamar kami. Apa lagi lihat baju kodok hijau yang mungil, papa malah suka cekikikan menahan tawa. Kok lucu sekali ya. Ya ampun baby, we're here waiting for you, son :-)

Setelah periksa rutin tiap bulan ke dokter, alhamdulillah selama ini baby selalu ada dalam keadaan sehat. Cuma memang kadang kala Ibunya yang ririwit alias gampang sakit. Mungkin karena belum terbiasa. Tapi yang diharapkan tentunya nanti bisa melahirkan secara normal dengan lancar seperti apa yang diperkirakan dokter. Amin.

Dulu sempat minat ikutan senam Ibu hamil, tapi ternyata saya malah jadi malas dan memilih melakukan terapi sendiri di rumah. Cuma yang belum saya latih adalah olah pernafasan. Huh, mudah-mudahan kuat ya Allah. Dan alhamdulillahnya, karena saya sering terapi dan berkat kuasa Allah, posisi baby sekarang sudah sangat bagus, yaitu kepala di bawah dan kaki di atas. Hanya saja saya selalu merasa kesakitan di daerah perut sebelah kanan tepat di bawah tulang rusuk, kata dokter sih itu kebetulan bokongnya baby mendorong bagian isi perut yang ada di sana, jadinya linu. Nggak apa-apa sayang, yang penting kamu sehat deh :-)

Alright, finally mimi sama papa tak henti berdoa untuk keselamatan kita berdua. Semoga Allah memudahkan segalanya. Amin.[]

     warm regards,
Lena Sa'yati

Ulasan Buku: Food Combining Itu Gampang

#FC karya Erikar Lebang

                Terinspirasi dari foto yang diposting Teh Ghaida (putri Aa Gym) di Instagram, Ia menampilkan buku yang dibacanya, judulnya “Food Combining Itu Gampang” karya Erikar Lebang. Saya mulai tertarik dan ikut membeli buku tersebut. Seperti biasa, sebelum membaca sebuah buku, yang pertama kali saya cek adalah pengarangnya (nggak tahu kapan kebiasaan ini muncul). Ternyata, basic dari Erikar Lebang itu sendiri bukanlah seorang dokter atau ahli gizi. Dia hanya laki-laki biasa dengan latar belakang pendidikan desain grafis.

Nah lho, apa hubungannya coba?

                Hubungannya jelas ada. Dia sendiri mengungkapkan kalau semasa Ia bekerja di kantoran sebagai seorang desainer grafis, pola hidupnya dirasa sungguh tak teratur. Pergi pagi, pulang malam. Pagi ngeteh, ngopi, makan nasi uduk, siang jajan di kafe, dan malam pesan nasi goreng abang-abang gerobak. Kebiasaan ini membuat dirinya gampang terkena berbagai penyakit mendadak, seperti pusing sebelah, mudah lemas, flu, sariawan, dll. Beruntung, kakeknya adalah seorang Dokter Senior, begitu pun pamannya. Hanya saja, mereka semua selalu mendiagnosa Erikar sama sekali tidak memiliki penyakit serius, dan ia dinyatakan sehat.
           Mulai lah dari sana Ia berkenalan dengan pakar Food Combining dan mulai mempraktikannya. Ternyata setelah 2 hari praktik, Ia merasa banyak yang berubaha, terutama kebugaran tubuh dan pikirannya. Dari sana, Ia semakin mendalami bidang ini, dan menekuni pola hidup sehat bertahun-tahun sampai sekarang.
                Setelah saya pikir-pikir, apa yang terjadi dengan Erikar Lebang, hampir sama dengan apa yang saya rasakan. Suami saya bahkan sering runyam kalau istrinya ini sudah sakit-sakitan seperti pusing kepala belakang, flu yang tak berujung, lemas, bibir gampang pecah-pecah dan sariawan, plus perut seringkali meronta-ronta dengan sakit yang luar biasa. Saya akui memang pola makan saya sehari-hari bisa dipilang cukup parah. Saya pun mencoba instruksi dari buku ini.
                Buah dan sayuran, merupakan makanan paling penting untuk tubuh kita. Karena keduanya bisa menjadi serat, mengandung vitamin, membersihkan usus, membuat tubuh lebih fit dan bugar, serta membuat buang air besar lancar. Erikar Lebang menyebut buah dan sayuran adalah kombinasi makanan terbaik yang diciptakan tuhan untuk makhluknya. That’s true, mas!
                Menurut ritmenya, cara kerja tubuh kita terhadap makanan dibagi ke dalam 3 waktu. Dari Pkl. 12.00 – 20.00 adalah tahap kerja makanan. Dari Pkl. 20.00 – 04.00 adalah tahap pengolahan, yakni tubuh menyerap bahan yang baik, dan membiarkan yang tidak baik. Makanya dalam tenggang waktu tersebut, manusia terbiasa untuk tidur, tidak mengunyah makanan. Kemudian, dari Pkl. 04.00 – 12.00 adalah tahap pembuangan. Makanya, makanan terbaik yang semestinya dijadikan sarapan pagi bukanlah roti atau susu, melainkan buah! Karena buah gampang dicerna tubuh sehingga tidak menghambat proses pembuangan.
                Selain itu, buku ini juga membahas hal-hal yang harus diperhatikan berkaitan dengan pola makan. Seperti mengunyah makanan harus benar-benar tercampur dengan enzim yang terdapat pada lidah sebelum masuk tenggorokan. Minimal 33 kali. Kemudian, jangan mendorong makanan dengan air. Kalau pun mau mengonsumsi air, bisa sebelum makan. Dan setelah makan, dilarang memakan buah. Selain itu, dalam mengkombinasikan makanan juga harus teratur. Seperti nasi dan ayam, jangan dimakan berbarengan. Boleh nasi dulu, atau ayam dulu. Dikarenakan zat yang terkandung dalam dua makanan ini akan bertolak belakang saat bercampur di perut, sehingga menyebabkan rasa sakit. Dan, pokoknya masih banyak deh.
                Tapi yang pasti, setelah sekitar satu bulan saya mempraktikan pola hidup seperti ini (meskipun belum sepenuhnya total), banyak perubahan yang saya rasakan. Alhamdulillah, penyakit-penyakit mendadak yang dulu sering saya rasakan sekarang hampir tidak pernah lagi saya rasakan. Kemudian, saya selalu plong karena BAB saya menjadi lancar, dan yang pasti, saya lebih fit menjalani rutinitas dan pekerjaan. Buku ini sangatlah membantu!
                Baiklah, sekarang akan saya berikan sample pola makan yang tepat sesuai urutan waktu ya. Mari disimak.

05.00     = Air putih hangat (tambah perasan lemon kalau perlu)
06.00     = Buah-buahan ( jus kalau bisa)
09.00     = Buah-buahan (potongan)
12.00     = Ayam dan Sayur (tambah sambal kalau suka)
16.00     = Nasi, Tahu, tempe dan sayur, susu kedelai
19.00     = Nasi, tahu, tempe dan sayur
                Sekian, semoga bermanfaat. Bagi yang mau membeli buku ini, sekedar info, harga di Gramedia Rp. 55.000,-