Pekan Literasi pelajar #2

Buat kamu pelajar se-Jawa Barat yang tertarik pada dunia sastra, ayo ikuti acara keren ini. Menghadirkan Krew Majalah Annida (Majalah Remaja Islam satu-satunya dan terbesar di Indonesia. Yang saat ini jumlah kunjungan web annida-online mencapai 65 ribu kunjungan/ bulan (Februari 2012), dengan rata-rata 2000 pengunjung per hari, dan diakses oleh lebih dari 70 negara).
Acara:


Launching Majalah Condong
Launching Film
Grand Final Sayembara Penulisan Novel, Cerpen dan Puisi
Nasyid, Marawis, dll.
Worksho Menulis bersama krew Majalah Annida
Meet and Greet Syamsa Hawa (Pimred Majalah Annida).
ü 
Cara Partisipasi:


Peserta adalah pelajar SMP, SMA dan Mahasiswa Aktif.
Daftarkan diri kamu dengan mengisi formulir yang disediakan paling lambat tanggal 12 Maret 2013. Atau melalui e-mail kami di matapenatasik@gmail.com
Membayar uang pendaftaran 35.000,-
Fasilitas peserta; Blocknote, Bolpoin, Co Card, Soft drink, Lunch, Book Signing dan sertifikat.
Bagi pelajar SMP dan SMA wajib memakai pakaian sekolah.
ü
Waktu dan Tempat:
Komplek Pondok Pesantren Riyadlul ‘Ulum wadda’wah Condong Cibeureum Tasikmalaya
Selasa, 12 Maret 2013
Pkl. 07.30 s.d 17.00 WIB
Contact Person:
Noverita Mustika  085795332365
Lena Sa’yati  085793708573
Syahruzzaky  085723846887
Presented by:
Komunitas Matapena Rayon Tasikmalaya
Supported by:
PP Riyadlul ‘Ulum, OSPC, Majalah Annida.

SEMANGAT LITERASI DI PONDOK PESANTREN CONDONG



Suasana Karantina Pembinaan Sayembara Menulis


Pada siang dan sore Jum’at kemarin suasana pondok menjadi agak sedikit berbeda dari sebelumnya. Pada satu ruangan terdapat satu kelompok yang menyalakan semangat luar biasa untuk menulis. Bahkan saking semangatnya, teriakan mereka sampai terdengar ke luar gedung.
Memang pada hari itu sedang diadakan kegiatan karantina pembinaan untuk peserta Sayembara Menulis Novel, Cerpen dan Puisi yang digelar Komunitas Matapena Rayon Tasikmalaya. Kompetisi tersebut sengaja hanya melibatkan peserta dari dalam saja. Dikira yang berminat hanya satu atau dua, ternyata kian hari peserta semakin membludak. Kini tercatat peserta Sayembara Menulis di Pondok Pesantren Condong jumlahnya menyentuh 117 orang. Subhanallah. Saya sampai kewalahan ketika membina mereka, takut tidak terjangkau satu persatu, tapi Alhamdulillah karena semangatnya yang begitu besar memicu diri saya untuk membimbing mereka dengan sepenuh hati.
Kompetisi ini baru diadakan tahun ini dan mudah-mudahan bisa terus istiqomah untuk kedepannya. Kegiatan semacam ini disadari Komunitas Menulis di Pondok Pesantren Condong untuk membakar semangat para santri dalam dunia Literasi, sehingga harapannya dapat muncul para penulis yang berkualitas. Alhamdulillah ternyata animo santri pun sangat besar saat digelar acara seperti ini.
Para peserta Sayembara Menulis baru memasuki tahap satu dalam kompetisi. Yaitu tahap karantina pembinaan. Di sini mereka dijejali pengetahuan seputar menulis dan beberapa tips agar menjadi penulis yang baik. Dengan begitu, diharapkan ketika nanti membuat karya, mereka tidak kebingungan dan bisa mengejawantahkan apa yang mereka ketahui kedalam tulisannya masing-masing.  Tahap selanjutnya, mereka diberi waktu satu bulan untuk menyelesaikan karya dengan deadline terakhir pengumpulan tanggal 2 Maret 2013 tepat pukul 12 malam. Setelah itu, semua karya yang terkumpul akan diserahkan pada dewan juri, dan penentuan juaranya sendiri akan diumumkan pada saat acara Pekan Literasi Pelajar ke-2 tanggal 12 Maret 2013 di depan ratusan pelajar se-Jawa Barat.
Kompetisi ini tentunya akan berlangsung seru, karena juaranya tidak memandang dia tingkat SMP atau SMA, jadi siapa pun berhak menang jika karyanya bagus. Selain itu, juara Sayembara Menulis juga memperebutkan piala Gubernur, Kepala Sekolah SMA Terpadu dan SMP Terpadu. Keren bukan?  Hal ini sengaja untuk menjadi motivasi bagi para peserta agar mereka mempersiapkan karya mereka dengan sebaik-baiknya. Selanjutnya, bagi para juara, karya mereka juga akan diterbitkan. Ah, siapa yang tidak tergiur mengikuti ajang ini. Begitulah semangat para prajurit penghunus pena di Pondok Pesantren Condong. {Lena}

Moslem Wear

Assalamu'alaikum ikhwan semua! :)
Hadir juga nih busana yang pas buat antum semua :)
Quick Order Lena 085793708573









Pilgrim Moslem Identity

Assalamu'alaikum ladies :)
Ini dia produk Pilgrim yang dinanti. Ayo buruan order!
Quick Order: Lena 085793708573


Gamis Pilgrim 214.500,- 185.000,-
Gamis M. 203 195.000,- 175.000,-

Silaturahim Hj. Netty Prasetyani, M.S.i bersama Keluarga Besar Pesantren Condong

Hj. Netty Prasetyani, M.S.i saat menyampaikan sambutannya


Jum’at kemarin Pesantren Condong kedatangan tamu istimewa yakni Hj. Netty Prasetyani, M.S.i yang merupakan istri dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Lc. Kedatangan beliau yang terbilang mendadak ini dimaksudkan untuk mengadakan silaturahim bersama keluarga besar Pondok Pesantren Riyadlul ‘Ulum Wadda’wah Condong. Seluruh santri dan santriwati pun dikerahkan untuk menyambut beliau. Termasuk seluruh staf pengajar dan keluarga besar Pesantren ikut menjamu kedatangan Ibu Hj. Netty.
Secara singkat acara berlangsung dengan lancar dan khidmat di dalam mesjid Fatimah Az-zahra meski diiringi guyuran hujan lebat. Terlebih dahulu Kyai Diding Darul Falah selaku Wakil Pimpinan Pondok Pesantren menyampaikan sambutannya dihadapan Ibu Hj. Netty dan ratusan santri. Dalam sambutannya beliau memperkenalkan latar belakang pesantren Condong dan juga mengajukan beberapa pesan agar disampaikan kepada Bapak Gubernur yang berhubungan dengan dunia pendidikan terutama dalam aspek pembangunan.
Selanjutnya Ibu Hj. Netty pun memberikan sambutan lalu memaparkan maksud dan tujuannya datang ke Pesantren Condong. Beliau menyesalkan padatnya kegiatan pak Gubernur sehingga belum menepati janjinya untuk bersilaturahim dengan pihak pesantren. Namun meski begitu beliau menegaskan bahwa sebelum suaminya yang datang, istrinya terlebih dahulu yang tiba untuk mewakili.
Ada sesuatu yang menarik menyangkut nama beliau yang seringkali dipanggil seenaknya oleh orang-orang. Beliau menegaskan bahwa sedari lahir namanya adalah Netty Prasetyani. Namun banyak dari orang-orang yang menyebutnya Ibu Gubernur, padahal dia bukan Gubernur. “ Kalau saya dibilang Ibu Gubernur, berarti saya dong yang jadi Gubernur. Lagi pula kalau dipanggil Ibu Gubernur, saya kan istrinya Pak Gubernur, bukan Ibunya”. Seketika gelak tawa para santri membahana. Namun yang paling parah, sempat pada satu acara, MC memanggilnya dengan sebutan Netty Herawati, mungkin karena dekat dengan nama akhir Bapak Gubernur yaitu Heryawan. Para santri kembali terpingkal-pingkal.
Selanjutnya beliau pun menyampaikan beberapa nasihat kepada para santri seputar dunia pendidikan, kondisi ummat Islam di Indonesia serta peran wanita di masyarakat. Beliau pun sangat mengapresiasi para santri yang mau belajar di pesantren. “ Untuk menjadi kader bangsa, kita memang perlu mempelajari ‘Ulum. Memperdalam ilmu-ilmu agama, serta tidak lupa mempelajari funun atau Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)” papar Calon doktor dari Universitas padjajaran ini. Terakhir, Wakil Pimpinan Pesantren menyerahkan cenderamata secara simbolis lalu meminta untuk berfoto bersama. Setelah itu beliau pamit undur diri untuk menghadiri acara berbeda di tempat lain.[Lena]

Berfoto bersama Ibu Netty

Warm Regards,
Lena Sa'yati

One Day With You..

Una and Urul were married on Sunday, 21 October 2010. thank you for your prayers and support of friends all. I hope this marriage sakinah mawaddah warahmah.Oh yes, these are some of our photos during the journey to my hometown yesterday; Salopa :)

Una & Urul
Tried to get my husband's pic.
Let's Check your pic, honey :-D
Haha, this's the result!
Love Padang Ilalang so much :)
Tuan dan Nyonya Syahrul, ckck
With you, is smile everyday, amen :)


Undangan

Undangan Walimatul 'Ursy
Maha suci Allah yang telah menciptakan mahluk-Nya berpasang-pasangan.
Ya Allah, perkenankanlah kami merangkaikan kasih sayang yang Kau ciptakan diantara putra-putri kami


Lena Sa’yati
(Putri pertama dari  Otang Sirojuddin dan Oom Khoeridah)


dengan

M. Syahruzzaky Romadloni 
(Putra pertama dari Drs. Mahmud Farid, M.Pd. dan Nina Munawaroh Sofyan)


untuk melaksanankan syariat agama-Mu, mengikuti sunnah rasul-Mu

dalam membentuk rumah tangga Sakinah, Mawaddah Wa Rahmahdalam ikatan pernikahan.

Akad nikah insya Allah akan diselenggarakan pada:
Ahad, 21 Oktober 2012/ 5 Dzulhijjah 1433 H
JAM 08.00 s.d Selesai
Bertempat di Lapang Madrasah An-Nisyat Kp. Lembur Gunung (Cikasungka), RT 007 RW 002 Ds. Mulyasari, Kec. Salopa Kab. Tasikmalaya

Dengan memohon Ridho serta Rahmat Allah SWT, kami bermaksud menyelenggarakan Tasyakuran Resepsi Pernikahan putra-putri kami yang Insya Allah akan dilaksanakan pada:


HARI/TANGGAL/BULAN/TAHUN: Ahad, 21 Oktober 2012/ 5 Dzulhijjah 1433 H
JAM: 10.00 WIB
TEMPAT : Lapang Madrasah An-Nisyat, Kp. Lembur Gunung (Cikasungka), RT 007 RW 002  Ds. Mulyasari, Kec. Salopa Kab. Tasikmalaya
Hiburan : Team Marawis Zaenul Qulub dan Team Nasyid Faza Nada dari
Pondok Pesantren Riyadlul ‘Ulum Wadda’wah
 
 
 
 Warm Regards,          
Lena Sa'yati